Juridical Analysis of Spatial Planning Failure and Law Enforcement in Addressing the Flood Crisis in South Bandung Regency

Authors

  • Sabili Casba Ar-Rusd Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Muhammad Zahran Al-Gibran Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Rayhan Ade Dwiyana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Ravie Surya Justico Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Teguh Abdurrohman Shodiq Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.65049/ze61cd70

Keywords:

Flood, Environmental Law, Spatial Planning

Abstract

Recurring floods in South Bandung Regency indicate failures in spatial planning and weak environmental law enforcement. Flooding should not be viewed solely as a natural disaster, but as a consequence of inconsistent spatial policies and disregard for environmental carrying capacity. This study aims to analyze juridically the relationship between spatial planning failure, law enforcement, and flood crises in South Bandung Regency. The research employs a normative legal method using statutory and conceptual approaches through library research. The findings show that violations of spatial plans, weak supervision, and ineffective legal sanctions significantly contribute to increased flood risks. This study emphasizes that consistent spatial planning policies and strengthened law enforcement are essential to preventing flood crises and ensuring the public’s constitutional right to a healthy environment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi Al Hadad. (2025). Desentralisasi Dan Ketidakefektifan Penegakan Hukum Lingkungan: Analisis Politik Pemerintahan Pada Kasus Sungai Citarum. Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja, 18(1). https://doi.org/10.33701/jppdp.v18i1.5454

Asshiddiqie, J. (2009). Green Constitution: Nuansa Hijau UUD 1945. Rajawali Pers.

Asshiddiqie, J. (2016). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Rajawali Pers.

Hadjon, P. M. (2011). Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Hardjasoemantri, K. (2011). Hukum Tata Lingkungan. Gadjah Mada University Press.

Indrayana, D. (2018). Negara Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pustaka Pelajar.

Junef, M. (2017). Penegakan Hukum dalam Rangka Penataan Ruang Guna Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Penelitian Hukum De Jure. https://doi.org/10.30641/dejure.2017.V17.373-390

Keraf, A. S. (2014). Etika Lingkungan Hidup.

Maharani, D., Nuriyah, E., & Kamil, G. G. (2023). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Bantaran Sungai Citarum Sektor 7 Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Jurnal Pekerjaan Sosial, 6(1), 132–142. https://doi.org/10.24198/focus.v6i1.44923

Nurysyifa, F., & Kaswanto. (2021). Kelembagaan Program Citarum Harum Dalam Pengelolaan Sub DAS Cirasea, Citarum Hulu. Risalah Kebijakan Pertanian Dan Lingkungan, 8(3), 121–135. https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v8i3.28064

Rahardjo, S. (2009). Penegakan Hukum: Suatu Tinjauan Sosiologis. Genta Publishing.

Rahmadi, T. (2015). Hukum Lingkungan di Indonesia. Raja Grafindo Persada.

Ridwan. (2018). Hukum Administrasi Negara. Rajawali Pers.

Santosa, M. A. (2018). Alam dan Keadilan: Gerakan Hukum Lingkungan di Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(3), 512. https://doi.org/10.38011/jhli.v1i1.164

Satina, R. (2024). Penyelenggaraan Tata Ruang Dan Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Tujuan Pembangunan Indonesia Berkelanjutan. 4(2), 53–62.

Sitorus, D. N., & Karniawati, N. (2024). Strategi Pemerintah dalam Mitigasi Banjir Kecamatan Dayeuhkolot. Journal of Administration, Governance, and Political Issues, 1(1), 39–46. https://doi.org/10.47134/jagpi.v1i1.2435

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan Kombinasi (Mixed Methods). ALFABETA.

Sujuangon, H., Rambe, J., Nurrizki, R., & Virriantaka, R. (2024). Implementasi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Dalam Mengatasi Kasus Pencemaran Air Sungai. Aurelia: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 448–454. https://doi.org/10.57235/aurelia.v3i1.1648

Supriyanto, J., Ragiliawan, Z., & Rohmah, W. (2023). Pengaruh Kebijakan Penataan Ruang terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Kota Surakarta. Jurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta, 2(2), 144–159. https://doi.org/10.58684/jbs.v2i2.61

Sutedi, A. (2012). Hukum Penataan Ruang. Sinar Grafika.

Umar, S. B. N.-A. (2011). Penegakan Hukum Lingkungan di Indonesia. https://doi.org/10.33061/wh.v10i2.253

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, Pub. L. No. 28 H ayat 1 (1945).

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, Pub. L. No. 28 G ayat 1 (1945).

Yusuf, A. W. (2016). Penegakan Hukum Tata Ruang dalam Perspektif Otonomi Daerah. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.38011/jhli.v3i2.41

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Juridical Analysis of Spatial Planning Failure and Law Enforcement in Addressing the Flood Crisis in South Bandung Regency. (2026). CAUSALITY : Journal National Public Issues, 2(3), 58-68. https://doi.org/10.65049/ze61cd70

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >> 

Similar Articles

1-10 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.