KAIDAH LUGHAHWIYAH DARI SEGI AMM KHAS DAN TAKHSIS

Authors

  • Deri Ranjani Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia Author
  • Diana Julianti Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author
  • Gizza Ken Sabrina Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia Author
  • Hilyah Laynufar Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author
  • Zaidan Rabbani Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia Author

Keywords:

Prinsip Linguistik, Amm, Khas, Takhsis, Ushul Fiqh

Abstract

 

Abstract: Kajian ini membahas kaidah lughawiyah (kaidah kebahasaan) dalam perspektif ushul fikih, khususnya mengenai konsep ‘Amm (lafadz umum), Khas (lafadz khusus), dan Takhsis (pengkhususan). Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana ketiga konsep tersebut digunakan dalam penetapan hukum Islam dan bagaimana peranannya dalam menafsirkan nash Al-Qur’an dan hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber klasik dan kontemporer dalam bidang ushul fikih. Hasil kajian menunjukkan bahwa lafadz ‘Amm memiliki cakupan makna yang luas dan berlaku untuk semua individu tanpa batasan, sedangkan lafadz Khas menunjukkan makna yang terbatas pada individu atau kelompok tertentu. Adapun Takhsis berfungsi membatasi keumuman lafadz ‘Amm dengan dalil tertentu, baik berupa ayat, hadis, akal, maupun urf. Pemahaman terhadap kaidah ini penting agar penetapan hukum tidak bersifat umum tanpa memperhatikan konteks dan batasan yang telah ditentukan oleh syariat.

 

Keywords: Prinsip Linguistik, ‘Amm, Khas, Takhsis, Ushul Fiqh

Downloads

Download data is not yet available.

References

Referensi

Al-Juwaini, I. H., & Al-Mahalli, I. J. (n.d.). Syarah Al-Waraqat. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Fatahillah, I. A., Novianti, L., & Nuraeni, N. (2025). Penguatan bisnis syariah sebagai strategi mitigasi dampak proteksionisme dan ketidakpastian ekonomi global. Gunung Djati Conference Series, 56. Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Tahun 2025.

Jamilah, S. A., Novianti, L., & Furotun, N. S. (2025). The narrative of Islamophilia in the Cadar Garis Lucu movement: Simone de Beauvoir's dialectic of freedom in the context of religious freedom in relation to Law Number 39 of 1999 concerning human rights. Causality Journal, 2(2), 29–42.

Karimah, N., & Novianti, L. (2025). Implementasi pelayanan publik dalam mendukung ekonomi kreatif pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung. Yayasan Literasi Emas Nusantara, 2(3).

Khallaf, A. W. (n.d.). Ilmu ushul fiqih. Kairo: Dar al-Qalam.

Novianti, L. (2020). Prinsip Islam dalam melindungi hak minoritas. Adiya: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, 14(2), 228–241.

Novianti, L. (2021). Politik hukum Indonesia yang berkaitan dengan Statuta Roma dalam penegakkan pelanggaran hak minoritas. Khazanah Hukum, 3(1), 34–46. https://doi.org/10.15575/kh.v3i1.8759

Novianti, L. (2023). Pidana mati terhadap tindak pidana terorisme di Indonesia dihubungkan dengan tujuan pemidanaan dalam perspektif hukum positif dan hukum pidana Islam. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(1), 50–70.

Novianti, L. (2024). Green constitution dalam mendorong green economy sebagai pembangunan inklusif berkelanjutan. Gunung Djati Conference Series, 42, 1–10.

Novianti, L. (2024). Metodologi penelitian hukum di era digital. GERECHTIKEIT: Jurnal Riset Peradaban Hukum, 1(2).

Novianti, L. (2025). Historical business ethics of the Prophet Muhammad SAW in facing the development of artificial intelligence technology. Causality Journal, 2(1), 12–22. https://doi.org/10.61597/causalityjournal.v2i1.115

Novianti, L. (2025). Resiliensi manajemen UMKM syariah dalam era proteksionisme sebagai kritik konstruktif terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Gunung Djati Conference Series, 56. Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Tahun 2025.

Wismanto, A. (2019). Ushul fiqh (Metode istinbat hukum Islam). Yogyakarta: Unimma Press.

Zulbaidah. (2024). Multicultural influence of the conceptual value of civilization on changes in Islamic law. Pena Justisia, 23(2).

Zulbaidah, D. H. (2024). Islamic family law in contemporary context. Gerechtikeit Journal.

Zulbaidah. (2025). Kaidah-kaidah lughawiyah (Hukum keluarga). Bandung: Liventurindo.

Zulbaidah. (2025). Kaidah-kaidah tasryi’iyah (Hukum keluarga). Bandung: Liventurindo.

Zulbaidah, Amin, S., Rosele, M. I., & Utang. (2025). The practical application of harmonized taklīfī and waḍʿī laws in the Indonesian marriage law system. Lex Localis – Journal of Local Self-Government, 23(S6), 441–453. https://doi.org/10.52152/b6tq4m06

Zulbaidah, Yuniardi, H., Januri, Najmudin, N., & Cason, C. (2025). From traditional ʿurf to digital ʿurf: Accommodating the values of the young generation on husband–wife relations in the framework of uṣūl al-fiqh. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 10(2), 784–808. https://doi.org/10.29240/jhi.v10i2.14630

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

KAIDAH LUGHAHWIYAH DARI SEGI AMM KHAS DAN TAKHSIS. (2026). GERECHTIKEIT : Jurnal Riset Peradaban Hukum, 2(1), 190-203. https://journal.inacexter.com/index.php/gerechtikeit/article/view/161

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >> 

Similar Articles

11-20 of 47

You may also start an advanced similarity search for this article.