REAKTUALISASI KONSEP IJMA’ DAN IJTIHAD SEBAGAI SOLUSI PROBLEMATIKA HUKUM ISLAM KONTEMPORER (PERSPEKTIF USHUL FIQH)

Authors

  • Dandy Laksana Utama Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author
  • Zulbaidah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia Author

Keywords:

Ijma, Ijtihad, Mujtahid, Taqlid, Hukum Islam Kontemporer

Abstract

Abstract: Hukum Islam bersumber utama pada Al-Qur'an dan Sunnah. Namun, seiring perkembangan zaman dan munculnya permasalahan kontemporer, diperlukan sumber hukum sekunder untuk menjaga relevansi syariat. Makalah ini mengkaji kedudukan, dalil, dan dinamika Ijma' (konsensus ulama) dan Ijtihad (upaya mandiri penetapan hukum) sebagai dua sumber hukum Islam yang sangat vital. Pembahasan juga meliputi peran Mujtahid (pelaku ijtihad) dan Muqallid (pengikut) dalam konteks Taqlid (mengikuti pendapat mujtahid). Ijma' menjadi cerminan persatuan umat dalam penetapan hukum, sementara ijtihad menjamin fleksibilitas dan kemampuan adaptasi hukum Islam terhadap tantangan baru, yang pada akhirnya memerlukan pemahaman yang tepat mengenai batasan taqlid dan peluang ijtihad di masa kini.

Keywords: Ijma’, Ijtihad, Mujtahid, Taqlid, Hukum Islam Kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Referensi

Abdulah Safe'i. (2017). Redefinisi ijtihad dan taqlid: Upaya reaktualisasi dan revitalisasi perspektif sosio-historis. 'Adliya: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, 26–44.

Al Farizi, M. (2013). Ijtihād, taqlīd dan talfīq. AL-MABSUT: Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Dasar, 1–28.

Fatahillah, I. A., Novianti, L., & Nuraeni, N. (2025). Penguatan bisnis syariah sebagai strategi mitigasi dampak proteksionisme dan ketidakpastian ekonomi global. Gunung Djati Conference Series, 56. Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Tahun 2025.

Fathullah, M. (2017). Ijtihad dalam perspektif Islam. Al-Munazhzharah, 175–188.

Jamilah, S. A., Novianti, L., & Furotun, N. S. (2025). The narrative of Islamophilia in the Cadar Garis Lucu movement: Simone de Beauvoir's dialectic of freedom in the context of religious freedom in relation to Law Number 39 of 1999 concerning human rights. Causality Journal, 2(2), 29–42.

Karimah, N., & Novianti, L. (2025). Implementasi pelayanan publik dalam mendukung ekonomi kreatif pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung. Yayasan Literasi Emas Nusantara, 2(3).

Kementerian Agama RI. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.

Misno. (2020). Redefinisi ijtihad dan taklid. AL MASHLAHAH: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 389–418.

Novianti, L. (2020). Prinsip Islam dalam melindungi hak minoritas. Adliya: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, 14(2), 228–241.

Novianti, L. (2021). Politik hukum Indonesia yang berkaitan dengan Statuta Roma dalam penegakkan pelanggaran hak minoritas. Khazanah Hukum, 3(1), 34–46. https://doi.org/10.15575/kh.v3i1.8759

Novianti, L. (2023). Pidana mati terhadap tindak pidana terorisme di Indonesia dihubungkan dengan tujuan pemidanaan dalam perspektif hukum positif dan hukum pidana Islam. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(1), 50–70.

Novianti, L. (2024). Green constitution dalam mendorong green economy sebagai pembangunan inklusif berkelanjutan. Gunung Djati Conference Series, 42, 1–10.

Novianti, L. (2024). Metodologi penelitian hukum di era digital. GERECHTIKEIT: Jurnal Riset Peradaban Hukum, 1(2).

Novianti, L. (2025). Historical business ethics of the Prophet Muhammad SAW in facing the development of artificial intelligence technology. Causality Journal, 2(1), 12–22. https://doi.org/10.61597/causalityjournal.v2i1.115

Novianti, L. (2025). Resiliensi manajemen UMKM syariah dalam era proteksionisme sebagai kritik konstruktif terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Gunung Djati Conference Series, 56. Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Tahun 2025.

Ridwan, M., Umar, M. H., & Ghafar, A. (2021). Sumber-sumber hukum Islam dan implementasinya (Kajian deskriptif kualitatif tentang Al-Qur'an, Sunnah, dan Ijma'). Journal of Islamic Studies, 28–39.

Sarmiji Asri. (2021). Apakah mungkin pada masa yang akan datang lahirnya seorang mujtahid. Journal of Islamic and Law Studies, 80–92.

Syarif Muhammad Yahya. (2021). Fenomena praktik ijtihad dan taqlid dalam pandangan hukum Islam. Mutawasith: Jurnal Hukum Islam, 89–102.

Syaripudin M. Kasim, A. (2021). Konsep dasar ijmak sebagai sumber hukum Islam. Bustanul Fuqaha: Jurnal Bidang Hukum Islam, 28–43.

Wahyu Ningsih. (2023). Implementasi ijtihad dan taqlid di era kontemporer. Jurnal Asy-Syukriyyah, 152–170.

Zulbaidah. (2016). Ushul Fiqh 1: Kaidah-kaidah tasyri'iyah. Bogor: PT. Liventurindo.

Zulbaidah. (2024). Multicultural influence of the conceptual value of civilization on changes in Islamic law. Pena Justisia, 23(2).

Zulbaidah. (2025). Kaidah-kaidah lughawiyah (Hukum keluarga). Bandung: Liventurindo.

Zulbaidah. (2025). Kaidah-kaidah tasryi’iyah (Hukum keluarga). Bandung: Liventurindo.

Zulbaidah, Amin, S., Rosele, M. I., & Utang. (2025). The practical application of harmonized taklīfī and waḍʿī laws in the Indonesian marriage law system. Lex Localis – Journal of Local Self-Government, 23(S6), 441–453. https://doi.org/10.52152/b6tq4m06

Zulbaidah, Yuniardi, H., Januri, Najmudin, N., & Cason, C. (2025). From traditional ʿurf to digital ʿurf: Accommodating the values of the young generation on husband–wife relations in the framework of uṣūl al-fiqh. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 10(2), 784–808. https://doi.org/10.29240/jhi.v10i2.14630

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

REAKTUALISASI KONSEP IJMA’ DAN IJTIHAD SEBAGAI SOLUSI PROBLEMATIKA HUKUM ISLAM KONTEMPORER (PERSPEKTIF USHUL FIQH). (2026). GERECHTIKEIT : Jurnal Riset Peradaban Hukum, 2(1), 97-102. https://journal.inacexter.com/index.php/gerechtikeit/article/view/152

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

41-50 of 62

You may also start an advanced similarity search for this article.